Tanggal Tua Tetap Tenang Belanja Berkat Harga Teman




Kalau membahas soal uang kayanya ga pernah ada habisnya ya. Sebagai mentri keuangan rumah tangga biasanya kitalah yang paling sibuk mengatur pos pengeluaran bulanan. Dari biaya sekolah, bayar listrik sampai belanja dapur. Di tangan kitalah kestabilan pangan harus tetap terjaga meskipun tanggal tua menerpa. Halagh.

Sudah bukan cerita aneh kalau tanggal tua emak-emak sering sakit kepala. Apa-apa mahal. Baru kemarin harga bawang naik sekarang telor. Besok entah apa lagi yang naik. Maka kita musti pandai-pandai menyiasati pengeluaran sampai waktunya tiba. Masa-masa indah ketika saldo di ATM bertambah heehe...

mau ke mana kita? *ala dora ngomongnya hehe

Untuk mensiasati belanja kebutuhan rumah tangga ada beberapa cara yang kerap dilakukan orang. Ada yang memilih belanja seperlunya saja. Ngecer. Contohnya saja beli kopi kalau mau ngopi baru beli yang sachet-an. Cabe-bawang-tomat langsung saja beli lima ribu untuk sekali masak. Tidak perlu ongkos. Belinya cukup di warung sebelah rumah dan belanja sayurnya di abang tukang sayur yang lewat rumah.

Kalau saya sendiri lebih suka belanja sekaligus dalam jumlah banyak. Jadi tidak beli eceran. Apa saja yang sudah menipis saya catat untuk dibelanjakan. Cara ini cukup ampuh soalnya saya sering kelupaan kalau belanja eceran. Mau masak lodeh misalnya. Ada aja yang ketinggalan contoh aja sesuatu yang krusial yaitu garam hehehe...

harga cabe turun

Biasanya untuk menu seminggu saya belanja langsung ke pasar tradisional Cileungsi. Bawang merah 1/4 kg, bawang putih 1/4 kg, cabe 1/4 kg juga sayuran yang sifatnya keras seperti wortel, kentang, labu siam atau oyong. Belanja harian di Mandra tukang sayur kalau lagi perlu saja. Paling hanya beli tempe dan sayuran berdaun yang gampang busuk kalau disimpan lama.

Untuk belanja bulanan kebutuhan rumah tangga yang lain ada dua tempat saya berlangganan nih yaitu :

1. Warung grosiran Bu Ambar dekat rumah.
Karena terhitung pelanggan yang rutin belanja, setiap jelang hari raya Idul Fitri sekaleng biskuit dan sebotol sirup selalu diselipkan di sela-sela belanjaan saya. Alhamdulillah.

Di warung ini saya juga kerap bertemu tetangga lain. Kami bisa bertegur sapa menjalin silaturahim. Berbasis kepercayaan saja saya tidak ragu menitipkan secarik kertas berisi catatan belanja saya ke warungnya. Deni asistennya nanti akan mengantarkan belanjaan saya ke rumah di jam yang disepakati. Bayarnya ya sama Deni aja. Alhamdulillah sejak dari tahun 2002 tidak pernah ada masalah, sih.

2. Giant
Saya memilih rutin belanja di Giant terhitung baru sekitar tiga tahunan terakhir ini sejak Giant dibuka. Itu pun karena lokasinya dekat dari rumah. Sekitar 500 meter saja. Di depan Metland Cileungsi.

Saya suka belanja di sini karena bebas parkir. Ini penting lho karena terkait dengan bujet pengeluaran juga kan ujungnya. Disamping itu belanja di Giant lebih puas karena saya bebas memilih dari ratusan jenis produk. Dan yang pasti saya sering mengincar diskon. Maklum yah emak-emak.

Setiap belanja di Giant enaknya tuh pagi hari saat Giant baru buka. Lebih santai. Lagipula kalau pagi kan anak-anak ga bisa ikut karena sekolah. Lumayan deh bujet jadi lebih terkontrol hehehe..

Saya juga kerap memilih belanja tidak di weekend minggu pertama. Masya Allah ramainya luar biasa karena orang baru gajian.

ini lho batas suci kita, eh maksudnya garis batas antrian. Kalau ada sumur di pulau bolehlah kita menumpang mandi. Kalau anda antri di belakangnya garis hijau bolehlah kita tambah kasir lagi. Aseeekk hihihi 

Terkait dengan ramainya belanja di Giant saya baru tau lho kalau garis hijau di depan kasir ada artinya. Menurut Pak Stefanus Mulianto Operational Director Giant dalam peluncuran program Harga Teman di Giant Extra BSD 30 Agustus 2018 lalu, "garis hijau ini adalah tanda kalau antrian sudah panjang dan sampai di garis hijau ini, kami sudah siapkan staf yang standbye untuk mengantarkan pengunjung ke kasir lain." Ini adalah service untuk memangkas waktu antri yang terasa menyebalkan. Asssikkk.

giant bsd

Berdasarkan survey kepada pelanggannya Giant yang merupakan salah satu unit bisnis dari PT HERO Supermarket Tbk menyadari kebutuhan rumah tangga mulai dari fresh food, toiletris, sembako atau produk kecantikan adalah produk-produk yang dibutuhkan kapan saja. Untuk itu sebagai pemimpin retail modern yang mengusung tiga konsep gerai yaitu Giant Extra, Giant Express dan Giant Mart, Giant secara resmi menawarkan harga lebih murah dan lebih hemat setiap hari dengan diluncurkannya program HARGA TEMAN tanggal 30 Agustus 2018 silam. Pas nih tanggal tua.

cek logo hijau ini yes untuk mendapatkan harga teman 

Jujur saya tersenyum kalau ingat istilah harga teman. Mentang-mentang sama teman urusan keuangan jadi suka sembarangan. Kalau saya jualan teman nawarnya pedas banget. Mintanya harga teman. Untungnya sudah tipis masih minta diturunin lagi sampai nyusruk. Kejam. *tisue mana tisue

Program Harga Teman di Giant adalah upaya untuk menyediakan produk-produk favorit pelanggan dengan harga yang lebih murah. Ada lebih dari 600 produk yang ditawarkan dengan harga lebih murah yang bisa kita dapatkan di seluruh Giant (59 gerai Giant Extra dan 99 gerai Giant Express).

Penurunan harga yang sangat signifikan untuk produk favorit konsumen diantaranya :

produk sayuran hemat hingga 23%
produk bumbu masakan hemat hingga 40%
Indofood bumbu racik nasi goreng ayam 20 gram turun harga dari Rp 2500 menjadi Rp 1.500
Masako penyedap rasa ayam 100 gram turun harga dari Rp 4.400 menjadi Rp 3.600


Produk daging dan ikan hemat hingga 33%
Ikan gurame hidup turun harga dari Rp 68.812/kg menjadi Rp 45.900
Daging sapi turun harga dari Rp 86.991 menjadi Rp 79.900
Produk sayuran hemat hingga 23%
Cabe Merah TW gelar turun harga dari Rp 81.500/kg menjadi Rp 63.900
Produk makanan kaleng hemat hingga 20%
Produk minuman hemat hingga 20%
ABC susu box 5s turun harga dari Rp 6.700 menjadi Rp 5.400
Produk pembersih rumah hemat hingga 20%
Produk sambal dan saos hemat hingga 19%
Molto Softener blue 1,8 liter turun harga dari Rp 27.900 menjadi Rp 23.900
dan masih banyak lagi deh!

Untuk mendapatkan harga teman di setiap rak display telah disediakan tanda khusus berupa logo harga teman berwarna hijau. Cara ini memudahkan pelanggan untuk menemukan produk dengan harga teman. Kalau kita peka di lantai juga ada tanda panah hijau. Ini untuk mengarahkan kita ke rak-rak display yang menyediakan harga teman.

harga teman bukan harga promosi tapi harganya memang diturunkan secara signifikan. Ada lebih dari 600 produk yang diturunkan harganya, jadi setiap hari kita ga usah kuatir berbelanja


Untuk merasakan sensasi belanja dengan harga teman, saya dan teman-teman dari Blogger dan Media diajak shopping race. Setiap tim terdiri dari enam orang diberi waktu selama 15 menit belanja sampai selesai transaksi. Syaratnya, harus menyertakan varian produk ini di keranjang belanjanya :


  • semua produk pembersih, serbuk, huruf awal merk A, dan apapun yang beratnya 800 ml. 
  • semua produk makanan, kental, merah, kemasan botol, dan apapun yang beratnya 275 ml. 
  • semua produk segar, merah, panjang-panjang, dibeli dalam ons/kg 



Saya dan teman-teman satu tim kemudian berbagi tugas. Syukurlah kami diijinkan menggunakan kalkulator hape untuk mengecek belanja supaya ga nombok dari jatah belanja yaitu Rp 800.000. Sayangnya anggota tim kami salah strategi. Akhirnya nombok deh. Tapi wajah kepuasan bisa belanja di tanggal tua dengan harga teman sudah sangat membahagiakan wajah emak-emak Blogger ini. Receh ya bahagia kita hahaha...











No comments