4 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Produk


Belanja merupakan sebuah aktivitas memilih dan membeli produk yang memerlukan kejelian mata dan pikiran. Berapa harganya? Butuh atau sekedar ingin sajakah? Hmmm, tidak heran banyak yang belum memahami 4 hal yang perlu diketahui sebelum membeli produk. 

Dalam APLI Talkshow hari ke dua yang berlangsung di Gedung Nu Skin, Plaza City, Jakarta pada 16 Desember 2021 mengangkat tema "Kebijakan Produk Penjualan Langsung Terhadap Penerapan Peraturan Pemerintah". Acara ini juga disiarkan secara live streaming dan bisa ditonton lagi di channel Youtube APLI Indonesia. Stay tune yaa...

Hadir Andam Dewi selaku Wakil Ketua Umum APLI Indonesia yang juga CEO Herbalife. Ia menjelaskan mengenai fungsi Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia atau APLI sebagai payung yang mewadahi perusahaan-perusahaan Direct Selling di Indonesia.

Di dalam Peraturan Pemerintah No.29 tahun 2021 bahwa Sistem Penjualan Langsung adalah sistem penjualan barang tertentu melalui jaringan pemasaran yang dikembangkan oleh penjual langsung yang bekerja atas komisi dan/atau bonus berdasarkan hasil penjualan kepada konsumen di luar lokasi eceran. 

Hak Distribusi Ekslusif adalah hak untuk mendistribusikan barang yang dimiliki oleh hanya satu perusahaan dalam wilayah Indonesia yang didapat dari perjanjian langsung maupun tidak langsung dengan pemilik hak distribusi merk dagang atau dari kepemilikan atas merek dagang. 

Berdasarkan UU tersebut, coba perhatikan label kemasannya. Ia kemudian mencontohkan label kemasan produk dari Himalaya. Terbaca di label tulisan berikut ---> Distributor : didistribusikan ekslusif secara penjualan langsung oleh PT Himayala Internasional. 

Di sini jelas bahwa produk tersebut dijual dengan sistem penjualan langsung atau direct selling. 

Lebih lanjut, Andam Dewi menjelaskan kategori produk direct selling atau MLM yang direkomendasikan APLI merupakan produk yang telah didaftarkan BPOM. Produknya berupa obat tradisional, suplemen kesehatan, pangan dan kosmetika.

Jadi kalau ada penawaran yang menawarkan produk tapi konsumen tidak melihat produknya secara real, hati-hati. Karena seluruh produk yang dijual dalam sistem MLM ya harus ada produknya. 

Andam Dewi mengajak konsumen untuk lebih cerdas sebelum membeli produk yakni dengan membaca keterangan di dalam label . 



Berikut 4 hal yang perlu diketahui sebelum membeli produk. Informasi ini juga penting diketahui bagi member yang menjalankan bisnis MLM : 

1. Kemasan. Perhatikan baik-baik kemasan luarnya, apakah kemasannya masih layak jual? Ada kerusakan tidak? 

2. Baca lagi ada atau tidak nomor izin edar? Pastikan produknya telah terdaftar di BPOM. 

3. Cek lagi labelnya. Ada atau tidak keterangan yang menunjukkan informasi berikut : 

- nama produk,

- komposisi, 

- kegunaan,

- dosis/cara penggunaan

- peringatan dan perhatian untuk kondisi kesehatan tertentu,

- informasi lain, misal anjuran penyimpanan tidak boleh disimpan di tempat yang terkena matahari.  

4. Cek tanggal kadaluwarsa. Pastikan produk yang dibeli tidak lewat dari tanggal kadaluwarsanya. 

Penting diketahui, sebelum mengeluarkan izin edar, BPOM akan mengevaluasi produk yang didaftarkan yang meliputi aspek safety (keamanan), efficacy (keefektifan/kegunaan stuau produk), quality (mutu) dan labeling (penandaan pada kemasan). 

Herbalife terus mengedukasi masyarakat untuk membeli produk secara resmi. Bisa melalui teman, keluarga atau saudara yang sudah terdaftar sebagai member resmi Herbalife Nutritions. 

Ia tidak menganjurkan pembelian melalui e-comerce. Karena produk Herbalife merupakan produk yang dijual secara MLM dan hanya dapat dibeli melalui distributor atau agen resmi. Dengan membeli melalui e-comerce bisa dikatakan ilegal dan dilarang dalam peraturan UU dari Herbalife Nutrition. 



Di sisi lain, dengan membeli produk Herbalife melalui e-comerce, Herbalife tidak bertanggung jawab bila ada kerusakan pada kemasan atau meragukan keaslian dan kualitas produk yang dibeli. Sayang sekali, alih-alih mendapatkan harga murah anda tidak mendapat manfaat atau bahkan mendapatkan produk yang rusak. 








No comments