Yuk Ikut Jaga Kelestarian Laut Bersama Blackmores




Hayo, siapa di antara teman-teman yang sering kelupaan membawa tas belanjaan setiap berbelanja di swalayan atau minimarket? 

Hieks, bukan soal harganya sih, ya? Toh, cuma dua ratus rupiah. Tapi sampah plastiknya ini siapa yang tanggung jawab kalau jutaan orang lain pun kenyataannya kerap lupa bawa tas belanja?

Yes, permasalahan sampah plastik memang masih menjadi salah satu isu lingkungan yang dihadapi Indonesia dan harus segera dituntaskan. Ibarat mengurai benang kusut, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian mulai dari jumlah sampah yang sangat besar, pengelolaan sampah yang kurang bertanggung jawab dan perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan sehingga mencemari lingkungan, terutama laut Indonesia. 

FYI, kalian tahu tidak berdasarkan Data Pusat Statistik (BPS) 2021 menyebutkan limbah plastik Indonesia mencapai 66 juta ton per tahun, lho. Diperkirakan sebanyak 3,2 juta ton diantaranya merupakan sampah plastik yang terbuang ke laut. 

Selain itu, Data National Plastic Action Partnership (NPAP) juga menunjukkan ada 4,8 juta ton sampah plastik di Indonesia tidak diolah dengan baik. Sebanyak 48% diantaranya dibuang ke alam terbuka dan 9% dari sampah plastik berakhir di laut. 

Hieks... 

Memang, sih, kita pasti terbantu dengan adanya plastik karena sifatnya yang ringan dan fungsional. Kita menggunakan plastik mulai dari sedotan, alat makan, botol minum, gelas hingga kantong belanja. Tapi sampah-sampah plastik tadi mengancam setidaknya 800 species yang berada di laut. Mungkin ada yang ingat momen ditemukannya bangkai paus dan di dalam perutnya ada sampah plastik seberat 5,9 kilogram? Sedih banget kaaannn :(

Jadi teringat masa-masa saya memiliki usaha kerajinan tangan dengan memanfaatkan limbah. Waktu itu limbah yang saya gunakan adalah kaleng bekas kornet untuk dijadikan wadah lucu-lucu untuk stationery. Laku lho! 

Bahkan teman-teman crafter  mendaur ulang pembungkus mie instant, kopi sachet dan snack. Siapa sangka sampah tersebut bisa dikreasikan menjadi dompet koin, dompet lipat, tas mungil untuk pesta hingga tas belanja. 

Nah, rupanya ada banyak cara untuk meminimalisir sampah plastik. Yang paling mudah tentu saja cukup membawa tas belanja sendiri dari rumah setiap berbelanja. Dengan demikian tidak perlu lagi menimbun sampah plastik. 

Menurunkan Jumlah Sampah Bukan Tugas Pemerintah Semata

Sejalan dengan target pemerintah dalam menurunkan sampah plastik di laut hingga 70% pada tahun 2025 dan dari data yang dirilis BPS tersebut Blackmores Indonesia tergerak untuk ikut berkontribusi. Bernaung di bawah PT KALBE Blackmores Nutrition, penyedia suplemen premium ini bergerak dengan aksi nyata dalam membantu mengurangi jumlah sampah botol plastik yang dapat mengotori laut. Tujuannya tak lain agar lingkungan bersih dan sehat dapat terwujud. 




Sebagaimana disampaikan Astrid Prasetyo selaku Head of Marketing Kalbe Blackmores Nutrition, "masalah sampah akan menjadi besar jika terus dibiarkan. Hal ini tentu berdampak pada kelangsungan hidup manusia dan mengakibatkan kerusakan pada lingkungan."

"Permasalahan sampah bisa menjadi berat dan sulit terselesaikan bila mengandalkan hanya pada satu pihak saja. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan dari berbagai pihak untuk mendukung dan sama-sama berupaya mengelola sampah secara bertanggung jawab agar tidak mencemari lingkungan, baik itu di daratan maupan perairan Indonesia. Tidak hanya pemerintah, tetapi kolaborasi dalam menurunkan jumlah sampah plastik di laut juga datang dari pihak swasta, asosiasi, komunitas dan masyarakat Indonesia," ungkapnya lagi.

Mantan penyanyi cilik dan pemerhati lingkungan, Tasya Kamila juga memberikan dukungan terhadap upaya mengurangi dampak sampah plastik ini. Ia menjelaskan, "lingkungan yang bersih tanpa sampah plastik merupakan keinginan semua mahluk hidup. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan melestarikan lingkungan."

"Saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif dari Blackmores yang peduli terhadap kebersihan lingkungan dan masalah sampah plastik. Caranya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat berpartisipasi dalam program Blackmores Peduli 'Tukar Botol'," tegasnya lagi. 

Blackmores Peduli 'Tukar Botol'

Dalam penjelasannya lebih lanjut Astrid Prasetyo mengatakan selama lebih dari 90 tahun Blackmores terus berkomitmen memberikan nutrisi baik dan berkualitas dari alam. Tak hanya itu Blackmores juga peduli dengan keberlanjutan lingkungan. 

Sebagai produk suplemen yang bersumber dari minyak ikan laut dengan manfaat untuk membantu menjaga kesehatan harian tubuh, Blackmores Odourless Fis Oil terus berkomitmen menjaga kualitas produk dan lingkungan secara beriringan mulai dari memastikan kualitas sumber minyak ikan terpilih, pengemasan yang modern hingga permasalahan sampah produk juga menjadi perhatian utama. 




"Hal inilah yang mendasari kami untuk terus mendukung segala upaya dalam menurunkan sampah plastik di laut dengan kembali menghadirkan Blacmores Peduli 'Tukar Botol'. Program ini merupakan salah satu inisiatif Blackmores Indonesia untuk mendukung pemerintah dengan mengajak masyarakat Indonesia peduli menjaga kebersihan lingkungan laut," tegasnya lagi. 

Karena menjaga kelestarian dan kesehatan lingkungan laut merupakan hal yang penting untuk dilakukan bersama demi terciptanya ekosistem laut yang bersih sebagai awal dari kesehatan - Astrid Prasetyo

Melalui program Blackmores Peduli 'Tukar Botol' masyarakat diajak ikut bertanggung jawab atas sampah plastik dengan mengumpulkan sebanyak-banyaknya sampah botol plastik bekas vitamin dari merk apapun agar bisa dikelola dan didaur ulang dengan baik sehingga tidak menambah lagi angka sampah plastik yang mengotori laut. 

Program Blackmores Peduli 'Tukar Botol' berlangsung sejak 1 September hingga 30 November 2022. Mekanisme penukaran botol plastik dalam program ini sangatlah mudah. Konsumen yang memiliki botol plastik bekas vitamin merk apapun dapat mengumpulkan dan membawanya ke dropbox Blackmores di apotek-apotek atau ke Blackmores Pop Up Store yang berada di beberapa titik mall di Indonesia. 




Program Blackmores Peduli 'Tukar Botol' menjadi komitmen sekaligus harapan Blackmores agar semua pihak ikut berpartisipasi menjaga lingkungan. "Jika semakin banyak orang yang peduli menjaga lingkungan, terutama lingkungan laut, maka kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakata akan dapat terjaga," pesan Astrid menutup pembicaraan. 

Yuk, ah mulai sekarang mari ikut andil dan aktif mengurangi sampah plastik sehari-hari. Jangan lupa ikut juga ya dalam program Blackmores Peduli 'Tukar Botol'! Karena kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi? Kalau bukan sekarang kapan lagi? 

21 komentar

  1. Jadi inget sampah2 yang sering ditemui di tepi pantai. Banyak banget sampah plastik, termasuk botol2. Memang langkah yg bagus dari Blackmores nih biar alam tetap terjaga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa, kasihan banget ya mbak pas lihat di berita, hewan-hewan laut yang pada makan sampah-sampah yang dibuang manusia ke laut..Hiks.. Semoga kita semua terhindar dari sikap dzalim tersebut. Aamiiin. Caranya bisa dengan memulai ikutan gerakan/program baik ini

      Hapus
  2. Selama ini aku suka bingung mau buang bekas kemasan vitamin kemana karena kalo bareng dengan sampah lain rasanya bukan tempat yg tepat. Sekarang udah tau bisa titip di Blackmores Pop Up Store bisa plus dapat voucher juga

    BalasHapus
  3. Keren banget ya program dari Blacmores dalam menjaga lingkungan supaya tetap lestari sudah waktunya kita harus lebih aware lagi untuk menjaga bumi ini agar lebih baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju mbak, dan penerapan nya juga harus kontinu dilakukan dan tetap saling bekerjasama

      Hapus
  4. programnya menarik, semoga dengan program ini semakin meningkatkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan

    BalasHapus
  5. Bener banget, ngurusin sampah itu ya kerja dan tanggung jawab kita bersama. Gak bisa tuh nyuruh atau berharap sama salah satu pihak saja. Jadi yuk bisa yuk, berawal dari setorin botol kosong Blackmores pun bisa..

    BalasHapus
  6. Hal sesimple membawa tas belanja sendiri ini saja bisa berdampak terhadap lingkungan ya.. Dengan mengurangi sedikti demi sedikit limbah plastik yang kita gunakan, semoga bisa menjaga lingkungan daribahaya plastik yang berkepanjangan.

    BalasHapus
  7. Kalau semua bekerjasama maka harapan meminimalisir sampah botol plastik bisa terwujud. Apalagi ini masa depan berkelanjutan juga

    BalasHapus
  8. Oke banget nih gerakan tukar botol. Jadi kemasan pun bisa didaur ulang ya kan. Kalo dengan gerakan tukar botol jelas dong urusan daur ulang sudah diserahkan kepada ahlinya.

    BalasHapus
  9. huhuhu selalu sedih campur geram melihat orang tanpa merasa bersalah buang sampah ke laut, ingin ku teriak tapi mulut ini hanya terdiam.

    senang banget sekarang banyak yang peduli pada kelestarian laut, semoga semakin banyak pihak yang melakukan hal serupa

    BalasHapus
  10. Apresiasi sama program Blackmores Peduli ini
    Dengan cara yang sederhana, kita bisa ikut serta menjaga kelestarian laut ya mbak

    BalasHapus
  11. Jadi ingat kemarin pas berkunjung ke Semarang dan belanja di alf*mart, hampir semua outlet nya nggak menyediakan kantong plastik, dan itu menurut saya keren banget.. semoga program Blackmores ini bisa berlanjut ke daerah lain ya, Mbak..

    BalasHapus
  12. Saya setuju kalau untuk menjaga lingkungan memang gak bisa hanya berharap dari pemerintah. Harus semuanya ikut peduli. Gerakan tukar botol juga saya setuju. Semoga terus konsisten gerakannya

    BalasHapus
  13. programnya sangat menarik untuk meningkatkan kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, terima kasih blackmores sudah sangat membantu dalam hal kelestarian alam

    BalasHapus
  14. keren banget Blackmores, mengajak kita untuk mengajak memisah sampah
    urusan sampah ini kan harus dilakukan semua pihak
    agar lingkungan hidup terjaga

    BalasHapus
  15. Programnya Blackmores keren banget, meminimalisir plastik penting banget buat dilakukan di masa kini. Bumi selalu membantu kita, jadi.. mari Jaga Bumi kita bersama-sama

    BalasHapus
  16. Salut sama perusahaan yang aware dengan lingkungan begini ya. Selama ini pabrik/perusahaan kan udah terkenal dengan limbah2nya.

    Smoga ke depan smakin banyak brand2 yang aware seperti blackmores ini...

    BalasHapus
  17. Bener banget ya Mba, dari masalah plastik belanjaan aja kalau bisa dikurangi udah meminimalisir sampah plastik. Masalahnya banyak yang lupa bawa, tiap belanja bawa kresek belanjaan. Bagus juga Ada program dari Blackmores bisa bantu Jaga kelestarian lingkungan nih

    BalasHapus
  18. Saya pun mulai membiasakan membawa tas belanja sendiri kalau lagi belanja ke minimarket ataupun ke pasar mbak. Kalau di minimarket sih pramuniaganya udah ngerti, kalau ke pasar tradisional nih, sering dikomentari ama penjualnya kalau saya menolak plastik. Emang butuh edukasi terus menerus ke masyarakat soal limbah plastik ini.

    Wih keren ya programnya blackmores ini, semoga ditiru perusahaan besar lainnya

    BalasHapus
  19. Setuju banget. Masalah sampah adalah masalah kita bersama. Semua pihak harus punya komitmen yang sama. Salut deh buat Blackmores yang menginisiasi kegiatan sadar sampah ini. Semoga diikuti oleh perusahaan lain ya

    BalasHapus