Talkshow Hometown Dairy : Nutrisi yang Tepat Untuk Busui




Semua ibu pasti ingin memiliki anak yang cerdas, sehat dan memiliki keunggulan dibandingkan anak orang lain. Namun sayangnya tidak banyak ibu yang memahami pentingnya membangun kualitas anak sejak dini. Banyak ibu yang mengabaikan nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh kembang buah hatinya. Yang membagongkan, ketika anaknya kurang berprestasi di sekolah eh yang disalahin gurunya hohohoho....

Yes, bicara soal kebutuhan nutrisi anak artinya kita harus menarik garis lurus bagaimana pola makan dan gizi sang ibu sejak masa kehamilan hingga kelahiran yang dikenal dengan 1000 Hari Pertama Kelahiran. Ketika kita mengandung, maka kita harus memahami apa saja yang dibutuhkan janin. Tumbuh kembang otak dan tulangnya amat sangat diperhatikan di masa-masa ini. Setelah melahirkan pun, sang ibu juga tetap harus mengkonsumsi makanan dengan nutrisi lengkap. Karena, setelah melahirkan sang ibu mengeluarkan banyak darah dan energi. Sehingga tentunya kebutuhan nutrisi untuk membantu pembentukan darah lebih cepat amat diperlukan. 

Selain makanan bernutrisi tinggi, ibu menyusui juga memerlukan makanan berkalsium tinggi supaya ASI nya lancar. Yang bikin sedih, masih banyak ibu yang tidak memberikan ASI kepada anaknya. Bisa jadi penyebabnya produksi ASI nya tidak ada atau tidak cukup. Bisa juga karena kondisi medis yang memaksanya untuk tidak boleh memberikan ASI pada anaknya. Bisa juga karena kondisi psikologis atau kurang edukasi. Nah, nanti saya bakal ulas ya... 

Tidak perlu saya notice berulang kali bahwa ASI adalah makanan terbaik bagi bayi dan anak karena mengandung zat gizi yang paling sesuai untuk tumbuh kembangnya. Di dalam cairan ASI terkandung protein, karbohidrat, lemak dan mineral yang dibutuhkan bayi dalam jumlah sesuai. Mengingat begitu pentingnya ASI sehingga pemerintah menetapkan pemberian ASI Ekslusif bagi baru lahir sampai dengan bayi berumur 6 bulan adalah wajib. Setelah itu ibu dianjurkan memberikan ASI sampai umur 2 tahun dengan disertai makanan tambahan yang sesuai dengan usianya.



Dalam rangka menyambut Pekan ASI Sedunia yang berlangsung pada tanggal 1 - 7 Agustus 2021, kembali Hometowndairy menggelar Live Talkshow bertajuk Happy At Home with HomeTown di akun Instagram @hometowndairy.id hari Sabtu 31 Juli 2021 pukul 11.00 - 12.00 WIB. 

Ini merupakan bagian terakhir dari rangkaian Talkshow yang digelar setiap minggunya selama bulan Juli 2021. Dan topiknya menarik banget nih tentang "Tips Pemenuhan Nutrisi Untuk Busui" dengan menghadirkan Jean Girsang seorang TV Host dan Mom Influencer sebagai moderator dan dokter Attila Dewanti, Sp.A(K) sebagai narasumber utamanya. 

Jujur saya seneng banget bisa ketemu lagi sama dokter Atilla Dewanti meski virtual kaya gini. Beliau itu dokter anak yang membantu proses kelahiran sampai masa-masa imunisasi Dega di RS Harapan Kita. Orangnya ramah dan komunikatif banget. Asik deh kalau konsul, ga berasa kaya lagi konsul sama dokter hehehe... 


Nutrisi yang tepat untuk busui

Seperti tadi saya sebutkan, rupanya masih banyak ibu yang kurang atau bahkan tidak memberikan ASI pada anaknya. Faktornya banyak banget. Tapi yang saya mau underlined di sini adalah rendahnya pemahaman mengenai faktor gizi yang menyebabkan ibu tidak atau kurang memberikan ASI pada anaknya. 

Dokter Attila menyebutkan rekomendasi dari Kemenkes mengenai lima asupan nutrisi yang harus dipenuhi ibu menyusui, yaitu : 




1. Karbohidrat kompleks : mencukupi kebutuhan energi selama menyusui.
Mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat yang berasal dari sayuran, buah maupun biji-bijian sangat penting untuk ibu menyusui. Karbohidrat dapat mencukupi kebutuhan energi pendukung selama menyusui dalam proses tumbuh kembang bayi. 

2. Kalsium : pertumbuhan tulang bayi
Yang tidak kalah pentingnya bagi busui adalah kecukupan kalsium dalam asupan makanannya. Sumber kalsium bisa didapat dari susu rendah lemak, jeruk dan sayur bayam yang berguna untuk mengoptimalkan fungsi peredaran darah, otot dan syaraf dan mengoptimalkan pertumbuhan tulang bayi. Sebaiknya ibu menyusui bisa mendapatkan asupan kalsium sebanyak 1.000 mg dalam sehari. 

3. Zat Besi : perkembangan otak bayi dan pembentukan sel darah merah. 
Buat ibu menyusui, mengkonsumsi makanan yang kaya kandungan zat besi seperti daging tanpa lemak, sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan dapat mencegah dari risiko anemia atau kurang darah dan mengoptimalkan perkembangan otak bayi. 

Terlebih  bagi ibu yang baru melahirkan. Ibarat mobil yang kekurangan bensin, tubuh ibu yang kehilangan banyak darah setelah melahirkan menyebabkan ibu bisa kehilangan tenaga karena kekurangan bahan bakar. 

4. Lemak baik : perkembangan mata dan otak bayi 
Kecukupan lemak baik atau lemak tak jenuh didapat dari alpukat, salmon dan minyak kanola. Meski baik, tetap ya lemak baik ini tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Batasi konsumsi lemak baik kurang dari 30 persen dari kebutuhan kalori harian. 

5. Protein : perkembangan otak bayi dan pemulihan setelah hamil dan melahirkan
Protein sangat penting untuk menunjang proses produksi ASI. Sumbernya bisa didapat dari daging tanpa lemak, telur, kacang-kacangan dan makanan laut yang minim kandungan merkurinya. 

Susu Hometown Dairy 
Untuk memenuhi nutrisi, selain makanan bernutrisi tinggi, ibu menyusui juga dapat melengkapinya dengan minum suplemen dan susu. Tidak perlu kuatir enegh, karena susu Hometown dairy ga ada baunya sama sekali. Saya yang biasanya kurang suka rasa plain susu sekarang jadi suka minum susu Hometown Dairy. Kadang minum gitu aja, kadang dicampur dengan kopi atau teh jadi milk tea. Yummy banget ini hihihi.... 

Susu Hometown dairy terbuat dari 100% susu murni tanpa tambahan apapun seperti pemanis, pengawet dan lainnya. Susu segar ini terdiri dari 3 ukuran : 1 liter, 2 liter dan 3 liter yang hanya tahan selama tiga hari setelah kemasan dibuka dan bila dimasukkan ke lemari pendingin bisa bertahan hingga 7 hari. 

Susu Hometown Dairy dapat dibeli di beberapa supermarket area Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Lampung dan Medan. Namun untuk mudahnya sih lebih baik baik beli via online saja melalui shopee dan tokopedia GGF Mart untuk area Jakarta dan sekitarnya. 

No comments