Dari Nasi Lemak Sampai Wedang Uwuh, Mencicipi Fusion Indonesia Malaysia Otentik di Put Pit Tiam Bogor

Put Pit Tiam Bogor
Put Pit Tiam Bogor


Halo, teman-teman! Siapa di sini yang suka banget berburu tempat kuliner viral, apalagi kalau lokasinya ternyata dekat rumah?

Malam itu, rasa malas sedang melanda. Perut lapar, tapi energi untuk prepare dan mencari makan jauh rasanya nol. Untungnya, Put Pit Tiam yang lagi viral ini lokasinya persis di kawasan Bina Marga, Bogor, sangat dekat rumah! Akhirnya, dengan modal baju casual seadanya dan hanya bersandal, saya dan si sulung mbak Nala memutuskan jalan kaki saja ke sana.

Tujuan utama kami malam itu simpel: mencari makan malam yang enak tanpa repot, sambil sesekali mengintip, apakah Put Pit Tiam benar-benar se-viral itu? 

Kenapa Put Pit Tiam Menarik: Konsep Fusion dan Suasana Cozy

Begitu masuk ke Put Pit Tiam, saya langsung paham mengapa tempat ini cepat viral. Restoran ini merupakan brand terbaru dari Raindear Group. Mereka menawarkan pengalaman makan yang otentik dengan harga terjangkau, pelayanan cepat, dan suasana yang nyaman, menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai kalangan.

Put Pit Tiam mengusung konsep Kopitiam yang menggabungkan suasana tradisional Malaysia dan Singapura tempo dulu dengan sentuhan modern. Desain interiornya ciamik, kental dengan khas Malaysia dan Singapura. Pilihan warna ornamennya pun disesuaikan, yaitu hijau, merah, dan kuning yang merepresentasikan warna-warna yang membawa hoki (keberuntungan).

Area outdoor Put Pit Tiam Bogor
Suasana outdoor Put Pit Tiam Bogor


Keistimewaan Vibe

Meskipun kami datang dengan gaya casual dan sendal, suasana yang cozy dan sambutan stafnya bikin kami auto betah. Suasana hangat ini sangat pas untuk makan malam ringan tanpa perlu merasa overdressed. Tempatnya sangat ideal untuk momen santai dan mengobrol.

Put Pit Tiam berlokasi strategis di Jalan Binamarga II no 12, Baranangsiang, Bogor dan mudah dijangkau. Lokasinya bukan di jalan raya, tapi masuk kawasan komplek, jadi tidak ramai lalu lalang kendaraan. Area parkir luas. 

Baca juga 4 Bakso Bening Legendaris Di Bogor yang Harus Kamu Coba

Filosofi Nama dan Target Pasar

Nama Put Pit Tiam memiliki filosofi unik, yang merupakan akronim dari 'putar sumpit'. Konon, nama ini diadopsi dari budaya Tiongkok untuk menunjukkan kelincahan dan keterampilan. Buka dari jam 6 pagi sampai jam 11 malam Put Pit menyediakan masakan untuk sarapan pagi, makan siang dan makan malam. Target pasarnya untuk segala usia, menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai kalangan. 

Menu Wajib Coba

Yang membuat Put Pit Tiam unik adalah menu peranakan Melayu dan Indonesia. Ini adalah gabungan lidah Melayu dan China yang telah beradaptasi dengan bumbu tropis Asia Tenggara.

Prinsip mereka adalah pengulangan; di mana customer datang, kemudian ajak teman, dan datang lagi.

Bicara soal harga, Put Pit Tiam menawarkan menu mulai dari Rp 18 ribuan hingga Rp 45 ribu. Dengan harga ramah di kantong ini, Put Pit Tiam menetapkan kualitas di atas segalanya.

Berikut adalah beberapa menu yang kami coba malam itu—dipilih karena comfort food yang cocok untuk mood malas dinner jauh-jauh:

Nasi Lemak Ayam Mamak Put Pit Tiam Bogor
Nasi Lemak Ayam Mamak Put Pit Tiam Bogor


1. Nasi Lemak Ayam Mamak (The Main Course Winner!)

Menu andalan ini menggunakan bahan-bahan pilihan dengan bumbu rempah khas yang memberikan cita rasa autentik dan lezat. Nasi lemaknya wangi disajikan dengan ayam berbumbu khas mamak yang kaya rasa. Ini adalah comfort food yang rich dan autentik, namun porsinya pas dan rasanya memuaskan.

2. Laksa Singapore

Laksa Singapore Put Pit Tiam Bogor
Laksa Singapore Put Pit Tiam Bogor


Kuah santan gurih dan creamy berpadu rempah yang medok. Isiannya pun lengkap dengan sepotong telur rebus, irisan jeruk nipis dan sambal yang menggoda. 

3. Fried Wonton

Camilan gurih renyah, dan sangat cocok sebagai teman ngobrol yang pas. 

4. Teh Tarik Ice

Creamy, manis, dan sepetnya pas, segar diminum dingin!

5. Wedang Uwuh

Wedang Uwuh Put Pit Tiam Bogor
Wedang Uwuh Put Pit Tiam Bogor


Hangat beraroma rempah yang kuat, ideal untuk malam Bogor yang sejuk dan tulang tua seperti saya haha

Baca juga Ultah Dega di Warung Mie Aceh Kemang Bogor

Catatan Penting

Put Pit Tiam tidak hanya menawarkan harga terjangkau, namun juga memberikan customer experience yang berbeda dari yang lain. Mulai dari pemilihan warna cat yang dominan hijau, merah dan kuning, pengunjung juga disambut dengan poster lucu dan karakter ikonik bergambar tokoh PutPit Tiam di dinding. 



Di Put Pit Bina Marga ada dua area dining, in door dan outdoor. Mau di lantai bawah oke, di lantai atas juga asyik. Menariknya lagi, di sini para konsumen dapat mengisi waktu sambil membaca dan juga mewarnai komik yang telah disiapkan berbarengan saat daftar menu diberikan. Pengunjung juga bisa mengintip area open kitchen sambil menunggu pesanan tiba.

Hal yang tak kalah penting untuk saya adalah soal kehalalan. Put Pit Tiam menjamin kehalalan seluruh bahan bakunya dan mengusung konsep muslim-friendly. Pihak manajemen menekankan bahwa bahan baku yang digunakan sudah tersertifikasi halal dan non alkohol. Resto cafe ini juga menyediakan fasilitas musholla.

Kesimpulan

Setelah iseng mampir dan mencoba beberapa menu andalan, kami setuju bahwa Put Pit Tiam di Bina Marga ini memang wajib dicoba. Tempat ini mengisi celah market di Bogor yang membutuhkan makanan enak, harga terjangkau, yang dikemas dengan penyajian eksklusif.

Dari sudut pandang saya, Put Pit menawarkan tempat hangout yang nyaman, service yang ramah, dan kuliner yang Halal. Sementara dari sudut pandang reviewer Generasi Muda yaitu si sulung, tempat ini punya aesthetic tinggi dan menu fusion yang lezat, yang membuatnya lulus uji selera anak muda.


Jadi tak perlu ragu, ayo nongkrong irit sambil "putar sumpit" di Put Pit Tiam!

28 komentar

  1. Salah satu keuntungan punya rumah di kawasan kuliner yaa gitu ya mbak, jadi lebih sering makan di luar ketimbang masak , hehe... i feel you mbak, soalnya rumahku kondisinya juga begitu diapit tempat makan :D
    Jangan bilang lama2 kenal karyawannya loh, bisa2 pake sistem delivery ntar hahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pliss wkwkwk aku lho suka numpang ngontent di salah satu caffe deket rumah. Cuman modal nanya, eh rame ga? Mau shooting nih wkwkww

      Hapus
  2. Kalau aja di dekat rumah saya ada yang begini, kayaknya saya udah bolak-balik melulu hehehe. Kangen juga sama makanan Malaysia. Kelihatannya enak-enak deh di resto ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayanya selera kita sama deh mak, rasanya balance, ga keasinan gak kegurihan

      Hapus
  3. Berasa lagi di negeri tetangga.
    Tempatnya cozy bangeett untuk para pecinta kuliner. Dan selain itu makanannya pun uda halal. Selain menikmati experience di tempat makan yang lagi viral, Put Pit Tiam, juga bisa berbagi cerita bersama sahabat. Aku liat, mejanya cukup berjarak yaa... jadi nyaman buat nongkrong.. siapa tau nambah lagii.. #eh hahahhaa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes, tempat duduknya berjarak, jadi leluasa deh buat ngobrol berlama-lama 😍

      Hapus
  4. Aduh... ini nih yang bikin ngiler. Itu ternyata Laksa ya Mak. Aku kira bakmi kayak mie ayam gitu. Kopinya juga aduh, enak pasti. fusion sama makanan negara tetangga ternyata. Bikin penasaran jadinya dengan rasanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nyambung juga makanannya pilih nasi lemak tapi minumnya wedang uwuh 😄

      Hapus
  5. Lucu banget namanya put pit tiam.. ternayat akronim dari putar sumpit hihi kreatif deh ownernya..

    Menu nya otentik terlihat menggugah selera.. deket ini mah di bogor bisalah pankapan kesana heheh

    BalasHapus
  6. Oh put pit itu putar sumpit....Favorit banget di rumahku menu peranakan Melayu-Indonesia seperti di Put Pit Tiam Bogor ini, karena dulu pernah tinggal di Singapura dan Medan jadi menu macam ini familiar banget bagi kami..
    Penampakannya menggoda, jam bukanya pun panjang ya, mau sarapan, maksi, makan malam atau sekadar ngopi pun bisa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah buat obat kangen harus diagendakan nih Di ke Put Pit Tiam 😍

      Hapus
  7. Nasi lemaknya kelihatan menggoda banget mbak. Porsinya pas, tipe hidangan yang langsung menghibur setelah hari panjang. Sementara wedang uwuhnya jadi pasangan sempurna. Cocok banget buat penutup makan yang comforting tanpa ribet. Suka suka suka.... semoga ada rezeki someday bisa makan di sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tadinya ga nyangka kalau wedang uwuh tersedia juga di sini, seneng banget lah aku haha

      Hapus
  8. Hihihi lucu juga penamaan Put Pit-nya mbak. Enak banget deket rumah jajannya, tinggal jalan kaki aja nih kalau laper :D
    tempatnya berarti cukup besar ya, bisa milih ruang, selain itu area parkirnya lega Eksterior warna hijaunya bikin adem suasana keknya. Emang kek mirip2 bangunan style malaysian gitu gak sih?
    Wah mantul buka dari pagi yaa, bisa nih buat sarapan di sana pas mengunjungi Bogor. Apalagi makanannya cita rasanya otentik gitu ya mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Pril buka dari pagi sampai malam, mau ngemil bisa, mau makan berat pun hayo. Yuklah digaskeun haha

      Hapus
  9. Duh kalau letaknya dekat, dijamin saya bakalan bolak-balik ke mari. Selalu suka masakan akulturasi dan punya ciri khas serta rasa kuat sebagai identitasnya. Nasi Lemak sama Laksa Singapore tuh sudah melekat banget di lidah. Ya ampun sambil ngetik ini aja ngilernya mintak ampun hahahaha. Catet ah. Kapan ada waktu main ke Bogor, mampir deh ke PUT PIT TIAM.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngeces kaan hahahaha.. Ayo ke sini mbak nanti tak kancani

      Hapus
  10. konsep menu Melayu-Tionghoa ini emang sedang hits ya Mbak?
    Mungkin karena kita udah familer dengan hasil akulturasi ini
    Jadi sebagai konsumen kita udah terbiasa dengan rasanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nasi lemak mirip nasi uduk ya ambu, toppingnya juga mirip lah, ada teri kacangnya juga 😄

      Hapus
  11. GA SOPAAAN! Itu kesukaan aku semua ituuuu! Wedang uwuh, mie laksa Singapore, Nasi Lemak, Teh Tareek... ck ckc ckkkkk

    Trus yang baca (gw maksudnya) rasanya kayak lagi diajak jalan bareng ke Put Pit Tiam—sambil nyeret sandal jepit dan ngeluh lapar bareng haha. Aku sukaaa banget cara kamu ngegambarin suasananya: cozy, deket rumah, dan vibe-nya tuh real banget buat kita-kita yang kadang mager tapi tetep pengen makan enak.

    Detail tiap menu juga bikin auto ngeces, parah. Nasi Lemak Ayam Mamak langsung masuk wishlist aku—kayak comfort food yang manis banget nyembuhin hati setelah hari panjang. Plus, soal kehalalan dan musholla itu nilai plus yang nggak bisa ditawar, ya. Makasih udah review serapi ini, beneran ngebantu pembaca yang mau cobain tapi masih ragu.

    Pokoknya, tulisan mbakDi tuh selalu punya efek “eh, kapan kita ke sana bareng?” gitu. Love it!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jujurly pas order wedang uwuh, aku langsung inget dirimu lho ak. Inget di Jogja dulu kita ke angkringan mana itu ya, pesennya wedang uwuh terus hahaha

      Ayo mak neng kapan kapan kita perlu agendakan kulineran bareng sambil ketawa tawa bahas kerandoman kita haha

      Hapus
  12. Baca Put Pit Tiam tuh dalam otakku yang tercerna adalah Kopitiam. Ah, jadi pingin nyobain wedang uwuhnya

    BalasHapus
  13. Namanya unik, mudah disebut dan diingat, filosofis pula ya..
    Mana menunya terlihat menggoda semua, bahkan saya yang kurang doyan laksa Singapore pun bisa ikutan ngiler.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rasanya ga pekat mba, buat yang baru coba coba aja menurut aku sih masih aman ☺

      Hapus
  14. Udah pernah nulis tentang Put Put Kopi Tiam, waktu baru buka. Sayangnya belom pernah icip-icip menunya, nih. Jadi kapan diajak ke sana?

    BalasHapus